Jumat, 26 Agustus 2016

Tugas bahasa indonesia

Orientasi :
Sebelum terbentuknya ASEAN pada 1967 , beberapa Negara dia Asia Tenggara telah melakukan berbagai upaya untuk membentuk kerjasama regional dikawasan ini , sperti ASA , Maphilindo , dan SEAMEO.Komunikasi antara Negara Asia Tenggara dengan Negara kawasan tersebut telah berkembang dalam ECAFE(Economic Commision for Asia and Far East),Colombo Plan dan KAA(Konferensi Asia Afrika.
Urutan peristiwa :
1.       ECAFE dibentuk pada 28 mei 1947 yang kemudian diubah menjadi ESCAP , yaitu badan khusus PBB yang banyak memberikan isnpirasi bagi pertumbuhan kerjasama regional di Asia Tenggara.
2.       Combo Plan terbentuk pada 1950 dimaksudkan untuk meningkatkan kerjasama ekonomi di Asia Tenggara.Akan tetapi , keanggotaannya tidak berasal dari suatu kawasan tertentu dan operasinya bersifat bilateral.
3.       SEATO dibentuk pada 1954 merupakan kerja sama di bidang pertahanan dengan dasar membentuknya bercorak anti komunis.Hanya 2 anggota dari Asia Tenggara ,yaitu Filiphina dan Thailand.
4.       KAA diselanggarakan di Bandung pada 1955 mencetuskan Dasa Sila Bandung,antara lain memuat prinsip hubungan antarnegara yang didasarkan pada penghormatan kedaulatan dan integras wilayah semua Negara atas dasar kesamaan , kemerekaan , koeksistensi secara damai , penyelesaian semua pertikaian damai , mendorong kerja sama timbale-balik,serta penghormatan pada keadilan dan kewajiban internasional.
5.       Pembentukan SA pada 1961 bertujuan memajukan kerja sama ekonomi dan kebudayaan antar Negara anggotanya.Pada 1963 dibentuk Maphilindo yang merupakan forum kerja sama antar Malaya,Piagam PBB,Deklarasi BandngPersamaan ras.
6.       ASPAC yang dibentuk pada 1961 beranggotakan Jepang,Malaysia,Thailand,Filiphina,Austraia dan Selandia Baru.Meskipun menitik beratkan pada kerjasama ekonomi , tetapi dengan melihat komposisi anggotanya terdapat kecondongan politik pada salah satu blok.
7.       SEAMEO didirikan pada 1965 bermaksud memajukan kerja sama antar Negara melalui pendidikan,pengetahuan dan kebudayaan.Organisasi ini juga memiliki Associate Members dan Affiliate Members.
8.       Pada tahun 1965 Singapura yang memisahkan diri dari Federasi Malaysia berusha untuk membuka hubungan dengan Negara tetangganya.Di indinesia , pemerintahn Orde Baru yang lahir menyusul kegagalan G30SPKI , kemudian melakukan upaya untuk mengakhiri konfrontasi dengan Malaysia serta mengusahakan terjalinnya hubungan lebih bersahabat dengan Negara tetangganya.
ReOrientasi
Pada 1965 Singapura yang memisahkan diri dari Federasi Malaysia berusaha untuk membuka hubungan dengan Negara tetangganya.Di Indonesia ,Pemerintah orde baru yang lahir menyusul kegagalan G30SPKI , kemudian melakukan upaya untuk mengakhiri konfrontasi dengan Malaysia serta mengusahakan terjalinnya hubungan yang lebih bersahabat dengan Negara tetangganya. Di Filiphina , Marcos yang terpilih menjadi presiden menggantikan Macapagal mengambil kebijakan untuk memulihkan hubungan diplomatic dengan Malaysia.
Dampak positif dari meredanya rasa saling curiga dan konflik antara bangsa di Asia Tenggara mendorong pembentukan organisasi kerja sama regional.Pertemuan konsultatif yang dilakukan secara intensif antara menteri luar negri Indonesia ,Malaysia,Filiphina,Singapura dan Thailand yang menghasilkan rancangan  Joint Declaration , yang mencakup kesadaran akan perlunya peningkatan saling pengertian untuk hidup bertetangga secara baik, serta kerjasama yang bermanfaat diantara Negara yang sudah terikat oleh pertalian sejarah dan kebudayaan.Dalam pertemuan 8 Agustus 1967 diBangkok , ditandatanganilah Deklarasi ASEAN oleh wakil perdana menteri Malaysia dan menteri luar negeri Indonesia ,Malaysia,Filiphina,Singapura dan Thailand yang menandai berdirinya Association of South East Asian Nations (ASEAN) yang berarti Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara.
Created by : Wichaksana Asmarandhana
Verba :
1.       Beberapa Negara di Asia tenggara telah melakukan berbagai upaya.
2.       Yaitu badan khusus PBB yang banyak memberikan inspirasi ini.
3.       KAA yang diselanggarakan di bandung pada 1955 mencetuskan dasa sila bandung.
4.       Keberadaannya bermanfaat untuk memberikan dengan pentingnya kerja sama
5.       KAA yang diikuti oleh 29 negara dari kedua benua tersebut mengeluarkan komunitas bersama.
6.       Pembentukan Asia pada 1961 bertujuan memajukan kerja sama ekonomi dan kebudayaan.
7.       Tumbuhnya kesadaran akan perlunya kerja sama untuk meningkatkan taraf hidup.
8.       Pada 1965 singapura yang memisahkan diri dari federasi Malaysia.
9.       Konflik antara bangsa di Asia Tenggara mendorong pembentukan organisasi kerja sama regional.
10.   Menteri luar negeri Indonesia , Malaysia , filiphina , singapura dan thailan yang menghasilkan rancangan Joint Declaration
Konjungsi(Temporal & kausalitas)
1.       Sebelum terbentuknya ASEAN pada 1967
2.       ECAFE dibentuk pada 28 mei 1947 yang kemudian diubah menjadi ESCAP
3.       Akan tetapi , keanggotaannya tidak berasal dari suatu kawasan tertentu dan operasinya bersifat bilateral , sehingga tidak sepenuhnya mencerminkan kerja sama Regional.
Created by : Tantowi Jauhar


(frasa)
1.beberapa negara asia tenggara telah melakukan berbagai upaya 
   (frasa verba)
2.pada 1950 dimaksudkan untuk meningkatkan kerja sama ekonomi
(frasa koordinatif)
3.antara lain memuat prinsip hubungan antar negara 
  (frasa apositif)
4.pertikaian secara damai mendorong kerja sama timbul-balik
   (frasa koordinatif)
5. dampak positif dari meredanya rasa saling curiga dan konflik 
   (frasa koordinatif)
 created by:sucahyo yudha pratama

 Keterangan :
1.       Yaitu badan khusus PBB yang banyak memberikan inspirasi bagi pertumbuhan kerja sama regional di Asia Tenggara
2.       Pertemuan konsultatif The Asia Union di Bagnio , Filiphina
3.       Diselanggarakan di Bandung pada 1955
4.       Dalam pertemuaan 8 Agustus 1967 di Bangkok
Created by : Dimas Agung Prambudi

Kelompok Bahasa Indonesia :
1.       Wichaksana Asmarandhana (Menulis Struktur Teks Sejarah)
2.       Tantowi Jauhar (Menulis Verba Material)
3.       Dimas Agung Prambudi (Menulis Keterangan)
4.       Sucahyo Yudha Pratama ( Menulis Frasa)

5.       M.Risky Maulana Situmeang (Tidak menulis)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar